Memasuki pertengahan tahun 2026, persaingan pasar ponsel kelas menengah ke bawah semakin sengit. Kini, konsumen dengan anggaran terbatas tidak perlu lagi mengorbankan kualitas, karena sejumlah produsen telah merilis perangkat dengan fitur yang sebelumnya hanya ditemukan pada kelas flagship.
Salah satu perangkat yang mencuri perhatian adalah Redmi Note 15. Dibanderol di kisaran Rp2,8 juta, ponsel ini menawarkan pengalaman visual yang memanjakan mata berkat layar AMOLED melengkung (curved) dengan refresh rate 120Hz. Tidak hanya dari sisi tampilan, perangkat ini juga dibekali sensor kamera beresolusi tinggi 108MP yang mampu menghasilkan tangkapan gambar tajam untuk kebutuhan fotografi sehari-hari.
Pilihan menarik lainnya datang dari Vivo V40 Lite yang dipasarkan sekitar Rp2,9 juta. Ponsel ini mengandalkan performa chipset Snapdragon 4 Gen 2 dengan dukungan RAM 8GB dan penyimpanan internal 256GB. Selain performa yang stabil, perangkat ini menonjolkan estetika desain mewah serta dukungan pengisian daya cepat 80W untuk baterai berkapasitas 5.000 mAh.
Bagi pengguna dengan mobilitas tinggi, Itel Power 80 menjadi alternatif yang layak dipertimbangkan. Ponsel ini dirancang untuk ketahanan ekstra, dilengkapi dengan sertifikasi IP69 yang memberikan perlindungan maksimal terhadap debu dan air. Kombinasi fitur ketangguhan dan harga yang kompetitif menjadikannya solusi bagi pengguna yang membutuhkan perangkat tahan banting.
Secara keseluruhan, tren pasar tahun ini menunjukkan pergeseran di mana teknologi layar lengkung dan kapasitas baterai besar, seperti model berkapasitas 7.000 mAh, mulai menjadi standar baru pada segmen harga Rp2 jutaan. Hal ini memberikan nilai tambah yang signifikan bagi konsumen yang menginginkan performa maksimal tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.