Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatatkan prestasi membanggakan dalam sektor pelayanan kesehatan. Berdasarkan data evaluasi yang dirilis Kementerian Dalam Negeri RI melalui sistem e-SPM, Bangka Belitung berhasil menorehkan angka sempurna dengan indeks 100,00 pada capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Triwulan IV tahun 2025.

Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah III Kemendagri, Fauzan Hasan, dalam rapat koordinasi yang berlangsung Senin (13/07/2026) secara virtual, memberikan apresiasi atas keberhasilan tersebut. Ia merinci bahwa pencapaian ini terdiri dari indeks penerima layanan sebesar 80,00 dan indeks kualitas mutu pelayanan mencapai 20,00. Secara khusus, sektor penanganan krisis kesehatan akibat bencana maupun kejadian luar biasa (KLB) di wilayah ini juga dinyatakan telah mencapai target 100 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung, Ria Agustine, menegaskan bahwa performa ini menempatkan provinsi tersebut berada di atas rata-rata nasional. Sebagai perbandingan, indeks SPM kesehatan nasional tercatat berada di angka 94,18, dengan detail indeks penerima layanan sebesar 75,28 dan indeks mutu sebesar 18,89.

Keberhasilan ini dianggap sebagai refleksi nyata dari komitmen Pemerintah Provinsi Bangka Belitung dalam menjamin akses serta mutu layanan dasar kesehatan bagi masyarakat. Menatap periode berikutnya, pihak Dinas Kesehatan berkomitmen untuk meningkatkan strategi penerapan SPM serta memperkuat koordinasi tim agar capaian serupa dapat dipertahankan pada Triwulan I tahun 2026.