Pemerintah Kabupaten Natuna terus berkomitmen memperkuat jaring pengaman sosial dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan, saat meluncurkan program penyaluran bantuan pangan sekaligus meninjau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas Bunguran Selatan pada Jumat (28/8/2026).
Program pemeriksaan kesehatan gratis di Bunguran Selatan dilaporkan telah menjangkau 1.813 warga dari target sasaran sebanyak 3.562 jiwa, atau sekitar 50,9 persen. Pemerintah setempat kini tengah mengintensifkan sosialisasi, pendekatan persuasif, serta koordinasi lintas sektor demi mengejar target capaian hingga 80 persen pada akhir tahun 2026.
Sementara itu, pemeriksaan kesehatan menyasar anak sekolah mencatatkan progres positif dengan cakupan mencapai 84,29 persen, atau setara 617 siswa dari total sasaran 732 anak. Di sektor tumbuh kembang balita, intervensi gizi telah disalurkan kepada 163 dari 315 anak demi menekan angka stunting secara bertahap di wilayah tersebut.
Di tempat yang sama, Perum Bulog Kantor Cabang Ranai memaparkan mekanisme pendistribusian beras bantuan pangan untuk alokasi Juli hingga September 2026. Setiap keluarga penerima manfaat berhak memperoleh 10 kilogram beras per bulan, sehingga total bantuan yang diterima dalam triwulan ini mencapai 30 kilogram.
Menariknya, jumlah penerima bantuan pangan di Natuna tercatat melonjak 23,67 persen dari 7.321 menjadi 9.054 jiwa. Bupati Cen Sui Lan menegaskan bahwa kenaikan angka ini bukan mengindikasikan kemerosotan ekonomi warga, melainkan hasil dari penyempurnaan dan akurasi pemutakhiran data berbasis tingkat kesejahteraan (desil) agar bantuan tidak salah sasaran.
Selain pangan dan kesehatan, Pemkab Natuna juga menyiapkan program Sekolah Rakyat untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu yang masuk kategori desil 1 dan desil 2. Melalui program ini, pemerintah menanggung penuh seluruh kebutuhan sekolah mulai dari seragam hingga sarana belajar guna menekan angka putus sekolah.
Kunjungan kerja ini ditutup dengan penyerahan bantuan pangan secara simbolis dan pembagian masker kesehatan gratis kepada masyarakat sekitar sebagai langkah antisipasi dini terhadap ancaman kabut asap yang sedang melanda wilayah Natuna.