Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kepanjen sukses menyelenggarakan Bazar Kewirausahaan pada Jumat (11/7) lalu. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Perkuliahan lantai 1 ini menjadi ajang aktualisasi bagi mahasiswa dari tiga program studi, yakni Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Administrasi Rumah Sakit (ARS), dan S1 Keperawatan dalam mengasah naluri bisnis mereka.

Sebanyak 15 stan berdiri memamerkan produk-produk inovatif hasil kreasi mahasiswa. Mulai dari kuliner kekinian berbasis resep rumahan, minuman kesehatan alami, hingga produk kerajinan kreatif tersaji dengan kemasan menarik. Setiap peserta berupaya menerapkan strategi pemasaran untuk menjaring minat pengunjung yang terdiri dari jajaran rektorat, dosen, staf, hingga sesama mahasiswa.

Rektor Universitas Kepanjen, Dr. Tri Nurhudi Sasono, S.Kep., Ns., M.Kep., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata penerapan kurikulum berbasis pengalaman (experiential learning). Menurutnya, perguruan tinggi harus mampu membekali mahasiswa dengan kecakapan hidup yang relevan agar mereka tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga mandiri dan solutif dalam menghadapi dinamika dunia kerja.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia sekaligus Pembina UKM Kewirausahaan, Qori Fanani, S.Psi., M.Psi., menekankan pentingnya pengalaman praktis di lapangan bagi para mahasiswa. Ia menjelaskan bahwa bazar ini menjadi sarana komprehensif bagi mahasiswa untuk mempelajari berbagai aspek bisnis, mulai dari membaca peluang pasar, manajemen keuangan, hingga standar pelayanan prima kepada konsumen.

Antusiasme yang tinggi dari seluruh sivitas akademika selama kegiatan berlangsung menjadi indikator keberhasilan bazar dalam menciptakan ekosistem wirausaha yang inklusif. Melalui inisiatif ini, Universitas Kepanjen diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga memiliki mentalitas wirausaha yang tangguh.