Keberhasilan Tim Nasional Spanyol melangkah ke babak final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Prancis 2-0 di Dallas mengundang decak kagum dari berbagai kalangan, termasuk Zlatan Ibrahimovic. Legenda sepak bola Swedia tersebut secara khusus menyoroti peran vital serta ketangguhan mental yang ditunjukkan oleh jenderal lapangan tengah La Roja, Rodri.
Pencapaian Rodri terbilang luar biasa mengingat ia sempat dihantam cedera ligamen lutut anterior (ACL) yang parah sekitar dua tahun lalu. Kendati harus melalui masa pemulihan yang panjang dan absen di Euro 2024, gelandang bertahan Manchester City ini mampu bangkit dengan performa yang justru kian matang di bawah arahan pelatih Spanyol.
Kolaborasi solid antara Rodri dan Fabian Ruiz di sektor gelandang jangkar menjadi kunci kokohnya pertahanan Spanyol sepanjang turnamen. Hingga babak semifinal, gawang La Roja tercatat baru kebobolan satu kali dari tujuh pertandingan yang telah mereka lakoni. Statistik impresif ini membuka peluang lebar bagi Spanyol untuk merengkuh trofi Piala Dunia kedua mereka sejak edisi 2010.
Ibrahimovic menilai Rodri sebagai figur pembeda yang kerap luput dari sorotan kamera, namun memiliki kualitas tak terbantahkan. Hal tersebut dibuktikannya saat menyabet penghargaan bergengsi Ballon d'Or 2024, mengungguli nama-nama populer seperti Vinicius Jr, Jude Bellingham, dan Kylian Mbappe. Bagi Ibrahimovic, memenangkan trofi individu tertinggi tersebut merupakan pencapaian langka untuk pemain yang berposisi sebagai gelandang jangkar.
Selain aspek teknis, mantan penyerang AC Milan itu juga mengapresiasi kemampuan kepemimpinan Rodri di lapangan hijau. Mengingat dirinya juga pernah berjuang melewati cedera serupa, Ibrahimovic sangat memahami kerja keras yang dibutuhkan untuk kembali ke level tertinggi. Rodri dinilai tidak hanya mampu memotivasi rekan-rekannya, tetapi juga piawai meredam tempo permainan lawan di saat-saat krusial.
Konsistensi sang gelandang terbukti lewat statusnya yang hampir tidak pernah absen dalam daftar susunan pemain utama Spanyol di Piala Dunia kali ini. Dengan torehan penghargaan pemain terbaik (man of the match) saat laga kontra Portugal, Rodri kini berada di jalur yang tepat untuk menyempurnakan karier gemilangnya dengan gelar juara dunia pertama bagi dirinya.