Penyambutan hangat mewarnai kepulangan pahlawan panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Veddriq Leonardo, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Selasa (14/7/2026) sore. Keduanya kembali ke Tanah Air dengan mengantongi medali emas dari ajang bergengsi World Climbing Series Chamonix 2026.
Setibanya di Indonesia, kedua atlet berprestasi ini secara khusus menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh yang diberikan oleh pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Dukungan tersebut dinilai sangat krusial dalam memfasilitasi program pemusatan latihan nasional (pelatnas) dan uji coba di luar negeri.
Desak Made mengungkapkan bahwa perhatian berkelanjutan dari pemerintah menjadi motor penggerak bagi para atlet untuk terus berprestasi di kancah internasional. Ia berharap sinergi ini dapat terus dipertahankan demi menjaga momentum kejayaan olahraga panjat tebing Indonesia.
Senada dengan Desak, Veddriq Leonardo juga memuji komitmen Presiden Prabowo dalam mendorong kemajuan sektor olahraga tanah air. Bagi Veddriq, medali emas yang diraihnya di Chamonix, Prancis, memiliki makna personal yang sangat mendalam karena menjadi podium tertinggi pertamanya setelah kesuksesan di ajang Olimpiade.
Sebelumnya, tim panjat tebing Indonesia mencatatkan prestasi gemilang dengan mengawinkan gelar juara pada nomor speed perorangan putra dan putri pada kompetisi yang berlangsung Minggu (12/7/2026). Selain emas dari Desak dan Veddriq, skuad Merah Putih juga membawa pulang satu medali perak yang dipersembahkan oleh Antasyafi Robby Al Hilmi di sektor putra.