XGraphics, perusahaan jasa percetakan yang telah melayani pasar Jabodetabek sejak 1972, baru-baru ini meresmikan peluncuran teknologi terbarunya yang bernama ChromaLuxe. Inovasi ini diperkenalkan dalam gelaran event tahunan eksklusif mereka, XG Connect 2026.
Harjanto Sudarsono, CEO XGraphics, menegaskan komitmen perusahaan untuk menjadi mitra strategis jangka panjang pelanggan. Menurutnya, ChromaLuxe adalah wujud nyata dari komitmen tersebut. Teknologi ini tidak sekadar menghasilkan gambar cetak biasa, melainkan mampu mengubah karya visual menjadi sebuah pengalaman artistik yang lebih "hidup", tajam, dan imersif.
ChromaLuxe sendiri merupakan teknologi finishing premium yang dimanfaatkan oleh XGraphics melalui kolaborasi dengan Konica Minolta. Harjanto menjelaskan bahwa teknologi ini menghadirkan berbagai efek visual seperti kilau, tekstur, hingga dimensi yang memperkaya pengalaman audiens. Tujuannya adalah menciptakan kesan visual yang lebih mendalam dan bertahan lama, sebuah "presence" atau kehadiran fisik yang sering dirindukan di era digital.
Event XG Connect 2026 menjadi wadah bagi pelanggan VIP, vendor strategis, dan tim internal untuk melihat perkembangan terkini di industri percetakan, desain, dan teknologi produksi. Tahun ini, event tersebut menghadirkan para perwakilan dari perusahaan global seperti Heidelberg dan HP, serta berbagai vendor terkemuka Indonesia. Selain ChromaLuxe, event ini juga memperkenalkan teknologi cetak CMYK dengan tambahan tinta OVG (Orange, Violet, Green) dan tinta special Neon Pink dari Heidelberg untuk menghasilkan warna yang lebih luas dan vibrant.
Untuk memamerkan potensi ChromaLuxe, XGraphics berkolaborasi dengan sejumlah seniman visual Indonesia, antara lain Popo Mangun, Kathrin Honesta, dan Misha. Karya-karya mereka ditampilkan dengan berbagai teknik finishing premium untuk menunjukkan bagaimana teknologi cetak dapat memperluas kemungkinan ekspresi artistik. Dalam pandangan Harjanto, perkembangan ini menandai babak baru lahirnya packaging premium, label berkualitas tinggi, dan art print yang lebih eksklusif, seiring tumbuhnya dunia kreatif.
XGraphics melihat bahwa di tengah kecepatan konsumsi konten digital, masyarakat justru merindukan pengalaman yang nyata, personal, dan dapat disentuh. Karya cetak berevolusi menjadi simbol pengalaman yang lebih intentional dan memanjakan sensori. Oleh karena itu, meskipun bentuk karya digital dan virtual akan terus bertambah, Harjanto optimis pengalaman fisik yang autentik akan semakin dicari dan hanya dapat dipenuhi oleh karya fisik berkualitas seperti hasil cetak digital terkini.