Menyambut tahun ajaran baru 2026, sejumlah sekolah mulai menerapkan pendekatan baru yang lebih inklusif dalam menyusun kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kali ini, pihak sekolah melibatkan peran aktif siswa untuk merancang rangkaian acara, termasuk memberikan ruang bagi mereka untuk mengusulkan jenis permainan edukatif hingga kegiatan olahraga. Langkah ini diambil untuk menciptakan atmosfer penyambutan yang lebih bersahabat dan jauh dari unsur perpeloncoan.
Keterlibatan siswa, khususnya pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), dinilai penting untuk menjembatani komunikasi antara guru dan murid baru. Dengan memberikan hak suara kepada siswa untuk menyusun konsep acara, kegiatan MPLS diharapkan menjadi lebih relevan dan menarik bagi generasi muda. Selain itu, metode partisipatif ini juga melatih jiwa kepemimpinan serta kemampuan organisasi para siswa senior.
Berbagai usulan seperti turnamen olahraga persahabatan, permainan kerja sama tim, dan lokakarya kreatif kini menjadi prioritas dalam draf program MPLS 2026. Meskipun dibebaskan berkreasi, pihak sekolah menegaskan bahwa bimbingan dari tenaga pendidik tetap berjalan ketat guna memastikan seluruh usulan kegiatan tetap edukatif, aman, dan selaras dengan nilai-nilai moral sekolah.