Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik (HIMA AP) Universitas Malikussaleh (Unimal) sukses merealisasikan program pengabdian masyarakat bertajuk LENTERA. Mengusung tema lokal "Saban Tagrak Ngon Galak, Peutrang Udep Keu Aneuk Bangsa", aksi kepedulian ini dilaksanakan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kota Lhokseumawe dan Panti Asuhan Muhammadiyah Kota Lhokseumawe pada Senin (27/7/2026).
Program yang menjadi penutup kepengurusan Kabinet Cakrabhiyasa ini menyasar sedikitnya 50 siswa berkebutuhan khusus di SLB dan 25 anak asuh di Panti Asuhan Muhammadiyah. Melalui inisiatif ini, para mahasiswa berkomitmen memberikan kontribusi nyata yang relevan dengan kebutuhan spesifik di setiap lokasi penerima manfaat.
Di SLB Kota Lhokseumawe, HIMA AP memperkenalkan inovasi digital berupa teknologi chatbot layanan. Fitur pintar ini dirancang khusus untuk mempermudah komunikasi dan akses informasi bagi para siswa difabel. Selain adaptasi teknologi, mahasiswa juga memasang peta denah sekolah guna mempermudah mobilitas harian siswa, guru, maupun para tamu.
Sementara di Panti Asuhan Muhammadiyah, fokus kegiatan bergeser pada pemberdayaan dan pemenuhan kebutuhan pokok. Mahasiswa menyalurkan bantuan paket sembako sekaligus menggelar pelatihan kerajinan tangan untuk mengasah kreativitas serta membangun rasa percaya diri anak-anak panti.
Kepala Departemen Pengabdian Masyarakat HIMA AP, Shadrina Shani Mustika, menjelaskan bahwa seluruh program dirancang berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan riil di lapangan. Ia berharap pengenalan chatbot dan peta sekolah dapat menjadi solusi praktis yang berkelanjutan bagi SLB, sementara bantuan di panti asuhan mampu meringankan beban harian anak-anak.
Ketua HIMA AP Unimal, Revo Bayu Erlangga Saragih, menegaskan bahwa program LENTERA merupakan implementasi nyata dari pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi. Baginya, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk hadir langsung di tengah masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus. Revo pun berharap nilai-nilai pengabdian ini dapat terus diwariskan kepada kepengurusan organisasi berikutnya.