WhatsApp secara resmi memperkenalkan fitur teranyarnya, Meta Business Agent, dalam ajang tahunan WhatsApp Business Summit (WABS) Indonesia pada 11 Agustus 2026. Kehadiran teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) ini dirancang khusus untuk membantu pelaku usaha di Indonesia agar dapat terus terhubung dengan pelanggan mereka tanpa henti selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu.

Langkah taktis ini sangat relevan dengan tren pasar di tanah air. Berdasarkan riset terbaru, lebih dari 70 persen masyarakat Indonesia aktif mengirimkan pesan ke akun bisnis setiap harinya. Selain itu, sekitar 80 persen responden mengakui bahwa kehadiran agen AI sangat membantu mempercepat proses perolehan informasi secara efisien. Data ini menegaskan kesiapan konsumen lokal dalam mengadopsi interaksi bisnis berbasis teknologi digital.

Bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM), fitur ini dapat diaktifkan secara praktis langsung melalui aplikasi WhatsApp Business. Agen AI ini tidak hanya sekadar membalas pesan secara normatif, tetapi juga dapat dipersonalisasi sesuai karakter merek bisnis terkait—mulai dari menjawab detail produk, memberikan rekomendasi katalog, hingga memfasilitasi transaksi pembayaran. Keberhasilan fitur ini terbukti nyata, salah satunya pada agensi kreatif Mastung yang mencatat lonjakan konversi penjualan hingga 65 persen. Dampak serupa dirasakan brand kecantikan Queensi yang berhasil melayani komunikasi pelanggan 2,5 kali lipat lebih banyak tanpa penambahan staf operasional.

Tidak hanya menyasar sektor UKM, Meta juga meluncurkan Meta Business Agent Platform untuk memfasilitasi perusahaan skala besar (enterprise). Sistem ini dirancang untuk menangani jutaan interaksi sekaligus dan dapat diintegrasikan dengan berbagai platform operasional populer seperti Shopify dan Zendesk. Raksasa kosmetik Paragon Corp, melalui lini perawatan rambut DermaScalp Expert (DSE), telah memanfaatkan teknologi ini untuk menyediakan layanan konsultasi personalisasi masalah kulit kepala yang memadukan keahlian saintifik dengan kecerdasan buatan.

Vice President of India & Southeast Asia Meta, Sandhya Devanathan, mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada lebih dari satu juta bisnis di seluruh dunia yang aktif menggunakan Meta Business Agent setiap minggunya. Ia menambahkan bahwa bagi masyarakat Indonesia, WhatsApp telah bertransformasi menjadi platform esensial untuk kebutuhan transaksi sehari-hari. Sebagai langkah penyempurnaan, WhatsApp juga bersiap meluncurkan fitur pencarian baru guna memudahkan konsumen dalam menemukan dan berinteraksi langsung dengan akun bisnis pilihan mereka secara lebih cepat.