KUPANG — Guna memastikan tumbuh kembang dan kondisi fisik para peserta didik tetap optimal, Puskesmas Oepoi menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SDK Santa Maria Assumpta Kupang pada Senin (7/9/2026). Kegiatan penapisan kesehatan ini difokuskan kepada para siswa, khususnya murid kelas I, sebagai langkah deteksi dini terhadap gangguan kesehatan sejak awal jenjang pendidikan dasar.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak tujuh tenaga medis yang terdiri dari perawat, ahli gizi, dan perawat gigi dikerahkan langsung ke lokasi sekolah. Para siswa mengantre dengan tertib untuk melewati lima pos pemeriksaan yang mencakup penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, tes buta warna, serta pemeriksaan fisik menyeluruh seperti kesehatan mata, telinga, dan kulit.
Kepala SDK Santa Maria Assumpta, Suster Fransiska Takene, menyambut positif inisiatif jemput bola ini. Kendati kegiatan penapisan sedikit menyita waktu kegiatan belajar-mengajar, pihak sekolah menganggap pemeriksaan fisik ini sangat krusial agar orang tua dan sekolah mendapatkan gambaran utuh mengenai kondisi kesehatan anak sejak dini.
Suster Fransiska juga berharap jangkauan penapisan medis ini dapat diperluas pada periode mendatang, khususnya mencakup pemeriksaan Telinga Hidung Tenggorokan (THT) dan kesehatan jantung. Pihak sekolah berencana mengajukan permohonan resmi kepada Puskesmas Oepoi untuk menyediakan alokasi waktu penanganan lanjutan jika ditemukan indikasi kelainan pada siswa.
Sementara itu, Petugas Lapangan Puskesmas Oepoi, Ivana Lian, mengungkapkan bahwa SDK Santa Maria Assumpta merupakan sekolah ketiga yang dikunjungi timnya sepanjang bulan ini. Program jemput bola ke instansi pendidikan ini menegaskan komitmen Puskesmas Oepoi dalam mendekatkan layanan fasilitas kesehatan primer langsung ke tengah masyarakat.