Universitas Pattimura (Unpatti) memperluas langkah transformasi digital melalui kerja sama dengan G-Mango Inc, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat yang bergerak di bidang kecerdasan buatan, solusi kesehatan digital, dan pengembangan perangkat lunak.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan di Ambon, Rabu (24/6/2026), oleh Rektor Unpatti Prof. Freddy Leiwakabessy bersama perwakilan G-Mango Inc. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam pendidikan, penelitian, serta inovasi digital.

Rektor Unpatti Prof. Freddy Leiwakabessy mengatakan, kemitraan ini menjadi bagian dari upaya kampus membangun jejaring internasional sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di Maluku dan kawasan Indonesia Timur.

Menurut Freddy, teknologi AI yang akan dikembangkan bersama G-Mango diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses informasi yang lebih baik. Sistem berbasis AI tersebut juga diproyeksikan mendukung komunikasi, analisis data, serta pengelolaan informasi sesuai kebutuhan daerah.

“Kerja sama ini diharapkan dapat membantu masyarakat, terutama di Maluku dan kawasan Indonesia Timur. G-Mango akan mengembangkan sistem berbasis AI yang dapat mendukung proses komunikasi serta analisis data, sehingga masyarakat memperoleh akses informasi yang lebih baik,” kata Freddy di Ambon.

Ia menilai, penggunaan AI tidak hanya relevan untuk sektor kesehatan, tetapi juga penting dalam mendukung proses pembelajaran, kegiatan riset, pengelolaan data akademik, dan peningkatan kualitas layanan di perguruan tinggi.

Bagi wilayah kepulauan seperti Maluku, kata Freddy, teknologi digital dapat menjadi salah satu jawaban atas tantangan pembangunan, terutama terkait keterbatasan akses terhadap layanan pendidikan, informasi, dan inovasi berbasis data.

Melalui kerja sama ini, Unpatti dan G-Mango Inc membuka peluang kolaborasi pada berbagai bidang, mulai dari penelitian bersama, pengembangan inovasi digital, pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga penerapan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia pendidikan.

Freddy menegaskan, kerja sama tersebut sejalan dengan komitmen Unpatti dalam mendorong transformasi digital di lingkungan kampus. Ia berharap, kolaborasi internasional ini tidak hanya memperkuat kemampuan riset, tetapi juga melahirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Mereka memiliki pengalaman dalam pengembangan teknologi kesehatan, kecerdasan artifisial, dan perangkat lunak digital. Kolaborasi ini menjadi peluang bagi Unpatti untuk memperkuat kapasitas riset dan inovasi yang berbasis teknologi masa depan,” ujarnya.

G-Mango Inc dikenal sebagai perusahaan teknologi yang berfokus pada solusi kesehatan digital, AI, dan perangkat lunak kesehatan. Teknologi yang dikembangkan perusahaan tersebut telah digunakan untuk mendukung transformasi layanan kesehatan modern.