Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang kian pesat kerap memicu kekhawatiran masyarakat akan tergantikannya peran manusia dalam berbagai sektor pekerjaan. Namun, tren teknologi ini rupanya membawa dampak berbeda yang justru meningkatkan kebutuhan akan sumber daya manusia berkualitas tinggi.
Kebutuhan akan tenaga profesional yang menguasai bidang Data Science, Software Engineering, hingga Digital Leadership terus meroket. Industri kini mencari lulusan yang tidak hanya memiliki bekal akademik, tetapi juga kemampuan adaptif dan inovatif untuk menjawab tantangan transformasi digital. Peluang inilah yang dijawab oleh Program Studi Magister Informatika (S2) Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis.
Program pascasarjana ini dirancang untuk mencetak lulusan kompetensi tinggi di bidang teknologi informasi. Kurikulumnya bersifat adaptif dan mencakup berbagai teknologi mutakhir seperti AI, Big Data, Blockchain, serta pengembangan sistem cerdas melalui studi kasus nyata. Pembelajaran memadukan teori dari akademisi dengan pengalaman praktisi industri, membekali mahasiswa dengan kemampuan analitis dan riset yang relevan dunia kerja.
Koordinator Marketing dan Komunikasi UNM, Wawan Kurniawan, menegaskan bahwa AI seharusnya menjadi momentum peningkatan kompetensi, bukan sumber kekhawatiran. Menurutnya, teknologi ini membuka peluang karier baru yang membutuhkan talenta digital kuat. "Yang akan unggul bukan mereka yang takut terhadap teknologi, tetapi mereka yang terus belajar dan mampu beradaptasi," katanya.
Lulusan Program Magister Informatika UNM dipersiapkan untuk mengisi posisi strategis seperti Data Scientist, AI Engineer, atau Technopreneur. UNM berkomitmen menghasilkan pemimpin transformasi digital yang tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga inovator dan peneliti. Kurikulumnya terus disesuaikan dengan perkembangan industri untuk menjamin daya saing lulusan.
Wawan mengajak profesional dan lulusan S1 untuk melanjutkan pendidikan sebagai investasi jangka panjang. Pendidikan pascasarjana dianggap krusial untuk memperluas jejaring dan membuka peluang karier lebih baik di tengah percepatan teknologi. UNM sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat perannya melalui pendidikan berbasis riset dan kolaborasi industri.
Bagi yang tertarik memperkuat kompetensi di bidang TI dan AI, pendaftaran Program Magister Informatika UNM masih dibuka. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi penerimaan mahasiswa baru. Universitas ini mengajak generasi profesional untuk menjadi bagian dari inovasi dan transformasi digital Indonesia, sesuai dengan tagline "Ubah Mimpi Jadi Prestasi".