Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah melepas kontingen daerahnya yang akan tampil pada Pekan Olahraga Tradisional tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026. Pelepasan berlangsung pada Rabu (24/6), sebagai bentuk dukungan pemerintah kota terhadap para atlet pelajar yang akan membawa nama Jakarta Barat.

Iin menilai olahraga dan permainan tradisional bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan juga sarana menanamkan nilai kebersamaan, persahabatan, kekeluargaan, serta persatuan kepada generasi muda. Menurutnya, aktivitas tersebut juga mampu menghadirkan suasana gembira bagi para peserta.

Ia menyampaikan apresiasi kepada pengurus Portina, guru pendamping, pelatih, dan para atlet yang dinilai konsisten menjaga keberlangsungan olahraga tradisional sebagai bagian dari warisan budaya. Upaya tersebut dianggap penting agar permainan tradisional tetap dikenal di tengah perkembangan zaman.

Iin berharap kontingen Jakarta Barat dapat mengulang prestasi sebagai juara umum, seperti yang pernah diraih pada 2024. Ia juga berpesan agar seluruh atlet menjaga sportivitas dan nama baik wilayah selama bertanding.

“Selamat bertanding anak-anakku. Jaga nama baik Jakarta Barat, semangat dan junjung tinggi sportivitas,” ujar Iin.

Pelaksana harian Kepala Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Barat, Gunawan, menjelaskan kontingen yang diberangkatkan berjumlah 75 orang. Rinciannya terdiri atas 55 atlet, 10 pelatih, dan 10 pendamping.

Para atlet tersebut akan bertanding melawan kontingen dari empat wilayah kota administrasi serta Kabupaten Kepulauan Seribu. Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada Kamis (25/6) di GOR Ciracas, Jakarta Timur.

Gunawan menyebut para atlet yang terpilih berasal dari jenjang SD hingga SMA sederajat dan telah menjalani proses pelatihan sebelum mengikuti ajang tingkat provinsi tersebut.

Untuk tingkat SD, nomor yang dipertandingkan meliputi Lari Balok Putri, Lari Balok Putra, dan Terompah Pendek Putra. Pada jenjang SMP sederajat, cabang yang dilombakan adalah Terompah Panjang Putri dan Engrang Putra.

Sementara itu, kategori SMA sederajat akan mempertandingkan Engrang Putra-Putri, Adang Putri, Terompah Panjang Putra, serta Sumpitan Campuran. Gunawan menegaskan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya melestarikan olahraga tradisional agar tidak tersisih oleh kemajuan teknologi dan perubahan gaya hidup masyarakat.