Setelah menorehkan sejarah panjang di lapangan tenis dunia, Rafael Nadal kini mengalihkan fokusnya untuk membangun warisan di dunia bisnis. Melalui perusahaan induk keluarganya, Aspemir, sang juara Grand Slam 22 kali ini telah berekspansi secara masif ke sektor perhotelan, pendidikan, dan pusat kebugaran olahraga.
Salah satu langkah strategis terbarunya adalah pengembangan merek perhotelan 'Zel Hotels', yang merupakan hasil kolaborasi dengan Melia Hotels International. Setelah sukses meluncurkan properti pertama di Mallorca pada 2023, jaringan ini terus merambah hingga ke Costa Brava, Republik Dominika, dan kini resmi membuka properti keempatnya di Fuerteventura, Kepulauan Canary.
Nadal mengungkapkan bahwa pengalamannya berkeliling dunia selama separuh hidupnya menjadi inspirasi utama dalam membangun bisnis hotel. Ia memahami secara mendalam standar kenyamanan yang diinginkan wisatawan, terutama saat masyarakat dunia kini semakin memprioritaskan anggaran untuk pengalaman perjalanan dan kesehatan.
Di samping sektor perhotelan, Nadal juga mengukuhkan dominasinya di dunia pendidikan olahraga melalui 'Rafa Nadal Academy'. Akademi yang pertama kali dibuka di Mallorca pada 2016 ini kini telah berekspansi ke berbagai negara, termasuk Meksiko, Kuwait, hingga Hong Kong. Komitmennya terhadap pertumbuhan akademi ini pun ditunjukkan dengan kerja sama strategis bersama GPF Capital senilai 94 juta euro pada 2025 lalu.
Bagi Nadal, transisi dari atlet menjadi pengusaha merupakan sebuah tantangan baru yang memadukan filosofi olahraga dengan manajemen profesional. Ia menekankan bahwa kedisiplinan, manajemen frustrasi, dan kemampuan bekerja dalam tim yang ia pelajari selama karier tenisnya menjadi modal berharga dalam menghadapi ketatnya kompetisi dunia bisnis saat ini.