Perusahaan Jepang Toto, yang selama puluhan tahun dikenal luas sebagai produsen kloset dan perlengkapan kamar mandi, kini mencatat babak baru dalam perjalanan bisnisnya. Di tengah pesatnya kebutuhan chip untuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), lini material semikonduktor perusahaan tersebut justru menjadi salah satu sumber laba paling menonjol.
Untuk memperkuat posisi di sektor tersebut, Toto menyiapkan investasi sebesar 80 miliar yen atau sekitar Rp 8,8 triliun dalam kurun lima tahun ke depan. Dana itu akan diarahkan untuk memperbesar kapasitas produksi sekaligus mendukung pengembangan material bagi chip generasi berikutnya.
Berdasarkan laporan Nikkei Asia, Toto telah menyetujui tahap awal investasi senilai 39 miliar yen, setara sekitar Rp 4,3 triliun. Sisa anggaran akan dikucurkan secara bertahap dengan mempertimbangkan dinamika permintaan pasar semikonduktor global.
Keputusan tersebut diambil setelah bisnis material chip Toto tumbuh signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Lonjakan kebutuhan semikonduktor untuk pusat data, perangkat komputasi canggih, dan aplikasi AI membuat komponen pendukung produksi chip semakin dibutuhkan oleh industri teknologi.
Pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2025, divisi New Domain Business Toto, yang menaungi bisnis material semikonduktor, membukukan penjualan 67,4 miliar yen atau sekitar Rp 7,43 triliun. Angka itu meningkat 34 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Kinerja labanya juga melonjak. Laba operasional divisi tersebut naik 42 persen menjadi 28,9 miliar yen, atau sekitar Rp 3,18 triliun. Meski kontribusi pendapatannya baru sekitar 10 persen dari total pendapatan perusahaan, bisnis semikonduktor disebut telah menghasilkan laba lebih besar dibandingkan lini perlengkapan rumah tangga dan sanitasi yang selama ini menjadi citra utama Toto.
Nikkei Asia melaporkan, lebih dari separuh laba perusahaan kini berasal dari bisnis material semikonduktor. Kondisi ini menunjukkan perubahan penting dalam struktur keuntungan Toto, dari perusahaan yang identik dengan produk kamar mandi menjadi pemasok komponen penting bagi industri chip.
Investasi baru tersebut akan difokuskan pada fasilitas produksi Toto di Prefektur Oita dan Prefektur Fukuoka, Jepang. Kedua pabrik itu dilaporkan telah beroperasi pada kapasitas penuh untuk memenuhi tingginya permintaan pasar.
Selain ekspansi produksi, Toto juga mengembangkan material untuk mendukung manufaktur chip logika generasi mendatang. Kegiatan riset dilakukan di fasilitas perusahaan di Prefektur Kanagawa, dengan fokus pada teknologi semikonduktor berukuran sekitar 1 nanometer.
Target tersebut menempatkan riset Toto pada area teknologi yang sangat maju. Sebagai perbandingan, Taiwan Semiconductor Manufacturing Company atau TSMC, produsen chip kontrak terbesar di dunia, saat ini baru mulai memasuki produksi chip dengan teknologi proses 2 nanometer.
Meski namanya tidak sepopuler perusahaan raksasa semikonduktor, Toto bukan pemain baru dalam rantai pasok chip. Sejak era 1980-an, perusahaan ini telah memasok komponen penting untuk proses fabrikasi semikonduktor.
Menurut firma investasi Palliser Capital, divisi keramik Toto memproduksi electrostatic chuck atau ESC. Komponen ini berfungsi menahan wafer silikon secara presisi selama proses pembuatan chip, sehingga menjadi bagian penting dalam produksi semikonduktor modern.