Rumah Sakit Pendidikan Prof. dr. Chairuddin P. Lubis Universitas Sumatera Utara (USU) resmi menjalani tahapan survei akreditasi pada Senin (7/9/2026). Evaluasi ini diselenggarakan secara hibrida, mengombinasikan sesi dalam jaringan (daring) dan inspeksi lapangan langsung, sebagai bagian dari komitmen penjaminan mutu layanan kesehatan serta keselamatan pasien.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Infrastruktur, dan Bisnis USU, Dr. Muhammad Anggia Muchtar, menegaskan pentingnya proses ini bagi keberlanjutan kualitas rumah sakit. Menurutnya, rumah sakit perguruan tinggi memegang posisi strategis yang ganda, yakni memberikan fasilitas medis berkualitas bagi publik sekaligus menjadi sarana pencetak tenaga medis profesional.

Dr. Anggia menambahkan bahwa USU berkomitmen penuh memfasilitasi modernisasi infrastruktur dan perbaikan tata kelola rumah sakit. Langkah ini selaras dengan visi kampus untuk melahirkan lulusan berdaya saing tinggi serta berkontribusi langsung pada peningkatan taraf kesehatan masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama RS Pendidikan USU, dr. Inke Nadia Diniyanti Lubis, menyebutkan bahwa akreditasi menjadi momentum krusial untuk merefleksikan dan memantapkan sistem operasional rumah sakit. Sebagai fasilitas kesehatan milik pemerintah, fokus utama rumah sakit adalah menghadirkan pelayanan berstandar tinggi yang berorientasi pada keselamatan dan kebutuhan pasien.

Sejak mulai beroperasi pada 2016, fasilitas medis ini terus menunjukkan perkembangan signifikan, baik dari penyediaan sarana maupun peningkatan kompetensi tenaga medis. Evaluasi berkala melalui akreditasi ini diharapkan mampu memastikan seluruh standar tata kelola dan keselamatan medis tetap berjalan optimal sesuai kaidah profesionalisme.