Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) resmi meluncurkan inovasi digitalisasi layanan kesehatan bernama Sistem Informasi Warasing Desa (SI-WARAS) di Balai Kalurahan Caturharjo, Kabupaten Bantul. Peluncuran inovasi ini dilaksanakan dalam gelaran Festival Kesehatan Kalurahan Caturharjo sebagai bagian dari komitmen pengabdian masyarakat bertajuk program HAMEMAYU WARASING DESA.
Platform SI-WARAS dirancang khusus untuk memodernisasi sistem pencatatan dan pengelolaan data kesehatan warga secara digital. Untuk menunjang keberlanjutan program, pengembangannya turut didukung oleh fasilitas Kartu Jati Waras serta Buku Pedoman Desa Sehat Caturharjo. Penyerahan peranti lunak dan dokumen pendukung dilakukan secara simbolis oleh Dekan FKM UAD, Muhammad Samsu Hidayat, kepada Lurah Caturharjo, H. Wasdiyanto, dengan disaksikan jajaran Pemkab Bantul serta perwakilan Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi.
Usai prosesi peresmian, masyarakat lokal langsung merasakan manfaat platform tersebut melalui skema pemeriksaan terpadu berkonsep One Stop Service. Melalui alur pelayanan yang terintegrasi ini, para kader kesehatan mendampingi warga secara runtut mulai dari tahap pendaftaran, pemeriksaan fisik, pencatatan rekam medis, hingga sesi konseling kesehatan.
Seluruh hasil pemeriksaan kesehatan warga tersebut kini dapat terinput secara digital dan terhubung langsung dengan Puskesmas Pandak II. Kolaborasi erat antara civitas akademika UAD, kader kesehatan, dan pemerintah kalurahan ini diharapkan mampu memicu terwujudnya tata kelola pelayanan kesehatan desa yang modern, terdokumentasi rapi, serta berkelanjutan.