Lebih dari 300 mitra pengemudi ojek online dan taksi daring mengikuti program pemeriksaan kesehatan gratis yang diinisiasi oleh Grab Indonesia bersama Kementerian Kesehatan RI di Kota Bandung. Langkah kolaboratif ini menyasar para pekerja transportasi yang memiliki mobilitas tinggi dan rentan terhadap risiko gangguan kesehatan akibat durasi kerja yang panjang di jalan raya.

Bertempat di Kantor Grab Bandung, Jalan Soekarno-Hatta, kegiatan ini merupakan wujud nyata perluasan jangkauan layanan kesehatan promotif dan preventif secara langsung. Penyelenggaraannya turut didukung penuh oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kota Bandung, Dinas Perhubungan Jawa Barat, serta BPJS Ketenagakerjaan Kota Bandung.

Dalam program ini, para mitra pengemudi mendapatkan serangkaian pemeriksaan medis lengkap dari tim dokter profesional secara cuma-cuma. Layanan yang tersedia meliputi pemeriksaan fisik umum, tekanan darah, pemeriksaan mata dan gigi, uji laboratorium untuk kadar gula darah dan kolesterol, rontgen paru-paru, rekam jantung (EKG), hingga skrining tuberkulosis dan pemeriksaan payudara klinis (Sadanis) khusus bagi mitra perempuan.

Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kemenkes RI, dr. Niken Wastu Palupi, menekankan pentingnya deteksi dini kesehatan bagi pekerja dengan tingkat aktivitas jalanan yang padat. Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, menyatakan bahwa kebugaran fisik pengemudi memegang peranan vital yang setara dengan kelaikan armada kendaraan dalam menjamin keselamatan bertransportasi.

Selain pengecekan medis, agenda ini juga diisi dengan penyerahan simbolis santunan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris pengemudi yang berhak. Perwakilan manajemen Grab Indonesia menegaskan komitmen berkelanjutan mereka untuk terus meningkatkan kesejahteraan dan keselamatan kerja para mitra melalui sinergi multisektoral di berbagai kota besar tanah air.