Dalam upaya memperkuat kapasitas dan daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Biro Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat (EPM) DPW LDII Jawa Timur menyelenggarakan program "Biztrip Barokah". Kegiatan studi lapangan ini dipusatkan di Kabupaten Nganjuk dengan mengunjungi dua unit usaha kuliner yang dinilai sukses, yakni Pentol Bakso Oye dan Bebek H. Makrus.
Agenda yang berlangsung pada akhir Juli tersebut diikuti oleh puluhan anggota Himpunan Pengusaha LDII (HPL) dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Ketua DPW LDII Jawa Timur, Moch. Amrodji Konawi, menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai wadah pembinaan ekonomi yang efektif untuk memperluas wawasan bisnis para anggota secara langsung dari lapangan.
Menurut Amrodji, pengembangan usaha di lingkungan LDII tidak hanya bertumpu pada target pertumbuhan profit semata, melainkan juga harus memberikan dampak sosial yang positif bagi masyarakat sekitar. Ia juga menekankan pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai moral seperti kejujuran, amanah, profesionalisme, serta kerja sama yang solid dalam menjalankan setiap lini bisnis.
Sementara itu, pengelola Pentol Bakso Oye dan Bebek H. Makrus, Adi Winarko, menyambut baik kunjungan belajar ini. Ia membagikan kiat suksesnya dalam mengelola usaha, yang menurutnya sangat dipengaruhi oleh dukungan keluarga, soliditas tim, serta konsistensi dalam menjaga kualitas produk demi kepuasan pelanggan.
Melalui format pembelajaran berbasis praktik ini, para pengusaha yang hadir dapat berdiskusi secara interaktif mengenai manajemen operasional hingga strategi menghadapi tantangan pasar. Kolaborasi ini diharapkan dapat melahirkan jejaring bisnis baru yang saling menguntungkan di kalangan pengusaha daerah.