Upaya untuk memperkuat daya saing produk lokal terus digencarkan oleh akademisi. Terbaru, tim pengabdian masyarakat dari Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya hadir di Desa Raci Kulon, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, untuk memberikan pelatihan khusus mengenai higiene pangan dan teknologi pengemasan vakum bagi para pelaku UMKM setempat pada Selasa (7/7/2026).

Kegiatan yang melibatkan kolaborasi lintas disiplin ilmu ini merupakan bagian dari program KKN Tematik MBKM. Tim pelaksana menyoroti permasalahan krusial yang selama ini menghambat perkembangan usaha rumahan di desa tersebut, yakni penggunaan metode pengemasan konvensional yang tidak kedap udara. Hal ini berdampak signifikan pada singkatnya masa simpan produk, risiko kerusakan yang tinggi, hingga tampilan produk yang kurang menarik di mata konsumen.

Dalam pelatihannya, peserta tidak hanya diberikan pemahaman teknis tentang penggunaan alat vacuum sealer, tetapi juga ditekankan pentingnya prinsip kebersihan pangan sebagai syarat utama. Tim pelaksana mengingatkan bahwa teknologi vakum bukanlah alat sterilisasi kuman, sehingga kebersihan bahan baku dan alat tetap menjadi prioritas utama sebelum proses pengemasan dilakukan agar produk tetap aman dikonsumsi.

Selain demonstrasi alat, tim juga memberikan edukasi mengenai efisiensi penyimpanan untuk berbagai jenis produk. Sebagai contoh, penerapan teknologi ini terbukti mampu memperpanjang masa simpan daging dari yang semula hanya bertahan beberapa hari menjadi hitungan minggu, serta meningkatkan daya tahan camilan hingga berbulan-bulan. Inovasi ini diharapkan mampu mengangkat standar kualitas produk UMKM Raci Kulon agar memiliki nilai jual yang lebih kompetitif setara dengan merek-merek modern di pasar ritel.