Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Pemkab Kobar), Kalimantan Tengah, mengambil langkah strategis dalam menjaga transparansi anggaran dengan mengevaluasi perencanaan dan alokasi dana hibah untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kobar Tahun Anggaran 2026. Langkah ini diambil guna memastikan setiap rupiah dana publik dikelola secara akuntabel demi mendongkrak prestasi olahraga daerah.

Proses evaluasi tersebut dikemas dalam agenda diskusi santai bertajuk "Ekspos Perencanaan, Penganggaran, dan Penggunaan Hibah Uang kepada KONI Kobar 2026" yang digelar di ruang kerja Sekretaris Daerah Kobar pada Selasa (11/8/2026). Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kobar, Rody Iskandar, dengan didampingi Asisten II Setda Kobar, Hasyim Muallim, serta dihadiri oleh jajaran Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) dan perwakilan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kobar Rody Iskandar menekankan pentingnya tata kelola keuangan yang bersih dan sesuai regulasi. Menurutnya, akuntabilitas dana hibah tidak hanya diukur dari kerapian laporan administratif di atas kertas, melainkan juga dari dampak nyata dan kontribusi positif program-program yang dijalankan terhadap pembinaan serta peningkatan kualitas atlet lokal.

Senada dengan hal itu, Kepala Dispora Kobar, Alfan Khusnaini, menyatakan bahwa sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, Dispora, dan KONI sangat krusial demi melahirkan sistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan. Melalui evaluasi berkala ini, Pemkab Kobar berharap alokasi anggaran dapat lebih tepat sasaran sehingga mampu mencetak atlet-atlet berprestasi yang siap mengharumkan nama daerah di kancah regional maupun nasional.