Kasus dugaan penculikan yang menyeret nama atlet golf putri nasional, Jesslyn Wijaya Lay, akhirnya menemui titik terang. Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat memastikan bahwa kepergian Jesslyn ke Bangkok, Thailand, murni atas keinginan pribadinya untuk berlibur dan melanjutkan pendidikan, bukan karena tindak kriminal penculikan.

Kasus ini mencuat setelah adanya laporan kehilangan yang menduga Jesslyn diculik saat menghadiri perayaan ulang tahun sang nenek di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada 13 Juli 2026. Namun, penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian mengungkap fakta yang bertolak belakang dengan laporan awal tersebut.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menjelaskan bahwa penyidik sempat menemui kendala komunikasi dengan Jesslyn dan pihak keluarganya. Kendati demikian, polisi akhirnya berhasil meminta keterangan Jesslyn secara langsung melalui pemeriksaan virtual.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, Jesslyn mengonfirmasi bahwa perjalanannya menuju Bangkok melewati rute Semarang dan Malaysia. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut diambil karena adanya permasalahan internal keluarga dan dijalani tanpa adanya unsur paksaan maupun kekerasan dari pihak mana pun.