Tecno secara resmi menggebrak pasar ponsel pintar Indonesia dengan meluncurkan lini terbarunya, Tecno Pova 8 5G, pada Rabu (15/7/2026). Kehadiran perangkat ini menjadi suksesor langsung dari Pova 7 5G yang dirilis tahun lalu, dengan membawa berbagai peningkatan spesifikasi yang cukup signifikan, terutama pada sektor daya tahan baterai dan inovasi desain eksterior.

Salah satu nilai jual utama yang diusung oleh Tecno Pova 8 5G adalah fitur Alive Matrix Display di bagian punggungnya. Layar dot-matrix mini interaktif ini disematkan di sebelah modul kamera belakang dan mampu menampilkan 49 skenario pencahayaan unik, seperti indikator panggilan masuk, notifikasi pesan, ritme pemutaran musik, hingga status pengisian daya yang dapat dipersonalisasi sendiri oleh pengguna.

Beralih ke bagian depan, ponsel ini dilengkapi layar IPS LCD seluas 6,76 inci dengan resolusi Full HD Plus dan refresh rate adaptif hingga 144 Hz untuk menyajikan visual yang mulus. Layar ini juga didukung teknologi Wet & Oily Finger Touch Recognition 2.0, memastikan panel sentuh tetap responsif meskipun dioperasikan dengan kondisi jari yang basah atau berminyak.

Untuk urusan dapur pacu, Tecno membenamkan konfigurasi tiga chipset sekaligus. Prosesor utama menggunakan MediaTek Dimensity 7100 berkecepatan hingga 2,4 GHz, yang didampingi chip G1 Signal Enhanced untuk optimasi sinyal seluler serta SE1 WiFi Enhanced untuk menjamin stabilitas koneksi internet saat bermain game. Performa tersebut ditopang oleh opsi RAM hingga 8 GB dan memori internal hingga 256 GB, lengkap dengan sistem pendingin lembaran grafit seluas 15.000 mm persegi guna mencegah panas berlebih.

Daya tarik utama dari ponsel ini terletak pada kapasitas baterainya yang mencapai 8.000 mAh, menjadikannya yang terbesar dalam sejarah lini Pova series. Baterai raksasa ini diklaim sanggup bertahan hingga dua hari untuk pemakaian wajar. Pengisian dayanya didukung teknologi pengisian cepat 45 watt, fitur Bypass Charging untuk menyalurkan daya langsung ke motherboard saat bermain game, serta kemampuan reverse charging 10 watt untuk mengisi daya perangkat lain.

Di sektor fotografi, Tecno membekali gawai ini dengan kamera utama 50 MP bersensor Sony Lytia 600 dan kamera depan 13 MP untuk kebutuhan swafoto. Berjalan di atas sistem operasi Android 16 dengan antarmuka HiOS 16, ponsel tangguh bersertifikasi IP64 dan standar militer MIL-STD-810H ini dipasarkan mulai dari Rp 4,3 juta hingga Rp 5,6 juta, dengan masa pra-pemesanan yang berlangsung hingga 20 Juli 2026.