Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menegaskan komitmennya untuk memperkuat dukungan bagi pembinaan atlet panjat tebing nasional. Langkah nyata ini diwujudkan dengan rencana penambahan anggaran Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) demi menyokong persiapan para atlet menuju Olimpiade 2028 di Amerika Serikat.

Kepastian ini disampaikan oleh Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, saat menyambut kepulangan delegasi panjat tebing Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa sore. Apresiasi tinggi diberikan kepada para atlet, termasuk Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Veddriq Leonardo, yang baru saja mengharumkan nama bangsa di ajang World Climbing Series di Krakow, Polandia, dan Chamonix, Prancis.

Dalam ajang internasional tersebut, Desak Made sukses menyabet dua medali emas pada nomor speed perorangan putri. Sementara itu, Veddriq Leonardo menyumbangkan satu medali emas pada kategori speed putra di Chamonix. Prestasi gemilang ini mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama dalam cabang olahraga panjat tebing dunia.

Menurut Surono, Kemenpora tidak hanya fokus pada ajang terdekat, melainkan telah merancang program jangka panjang. Fasilitasi penuh berupa bantuan operasional Pelatnas serta program uji coba (try out) di luar negeri akan dipersiapkan untuk menghadapi Asian Games 2026, SEA Games 2027, hingga puncaknya pada Olimpiade 2028.

Komitmen ini juga mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Kepala Negara menegaskan dukungannya terhadap peningkatan prestasi olahraga nasional dengan mengalokasikan biaya tambahan khusus untuk menopang kebutuhan latihan dan pembinaan para atlet terbaik tanah air.