PT Sucor Sekuritas menyatakan kesiapannya untuk mendampingi dua perusahaan baru dalam proses penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) pada semester kedua tahun 2026. Kedua perusahaan tersebut dikabarkan berasal dari industri teknologi dan media yang diproyeksikan akan memperkuat kapitalisasi pasar modal domestik.
Direktur Utama Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya, mengonfirmasi bahwa kedua calon emiten tersebut saat ini telah masuk dalam daftar tunggu atau pipeline perusahaan. Meski demikian, pihak manajemen belum bersedia membeberkan identitas perusahaan maupun jadwal spesifik mengenai waktu pencatatan saham perdana mereka di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Bernadus memproyeksikan aktivitas pasar modal pada paruh kedua tahun 2026 akan jauh lebih dinamis dibandingkan dengan periode enam bulan pertama. Optimisme tersebut dipicu oleh meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap arah kebijakan di bawah kepemimpinan baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta manajemen BEI.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kesehatan fundamental perusahaan sebagai syarat utama keberhasilan dalam melantai di bursa. Menurutnya, kesuksesan para emiten baru yang melantai sebelumnya menjadi bukti bahwa sentimen pasar masih sangat positif bagi perusahaan yang mampu menawarkan valuasi kompetitif dibandingkan dengan perusahaan sejenis di sektornya.
Hingga pertengahan tahun ini, pasar saham Indonesia telah mencatatkan lima perusahaan yang resmi melaksanakan IPO. Kehadiran dua calon emiten baru dari sektor teknologi dan media tersebut diharapkan dapat menambah gairah investasi di pasar modal Indonesia sekaligus memberikan pilihan lebih beragam bagi para investor.