Fakta baru persidangan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan mulai terkuak. Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, terungkap bahwa PT Blueray Cargo diduga menggelontorkan dana lebih dari Rp1,8 miliar untuk membiayai berbagai fasilitas hiburan malam dan barang-barang mewah bagi sejumlah pejabat instansi tersebut.
Aliran dana fantastis tersebut terkonfirmasi melalui kesaksian Yohanes Setiawan, Asisten Pribadi dari pemilik PT Blueray Cargo, John Field. Di hadapan majelis hakim, Yohanes membeberkan bahwa seluruh pengeluaran yang dialokasikan untuk memanjakan para pejabat DJBC disamarkan dalam sistem pembukuan keuangan perusahaan menggunakan kode transaksi khusus, yakni 'Sales 02'.
Pengungkapan mengenai fasilitas mewah ini menjadi salah satu bukti krusial bagi penegak hukum untuk mengusut tuntas gurita rasuah di lembaga kepabeanan tersebut. Jaksa penuntut umum kini tengah mendalami lebih lanjut keterkaitan pemberian fasilitas hiburan ini dengan potensi kemudahan bisnis atau perlakuan khusus yang didapatkan PT Blueray Cargo dalam proses logistik mereka.