Samarinda — Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud menyampaikan apresiasi tinggi terhadap ketersediaan fasilitas kedokteran nuklir berteknologi canggih di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Instalasi medis tersebut dinilai menjadi terobosan signifikan dalam upaya penanganan penyakit kanker di wilayah Kalimantan Timur.

"Fasilitas medis canggih ini sangat luar biasa dalam upaya menangani berbagai penyakit menantang di masyarakat terutama kanker," kata Rudy saat meninjau langsung rumah sakit rujukan tersebut pada Jumat. Ia menekankan bahwa instalasi kedokteran nuklir di RSUD AWS merupakan satu-satunya yang beroperasi di luar Pulau Jawa, menjadikannya pencapaian strategis bagi dunia kesehatan di kawasan Indonesia timur.

Kepala daerah tersebut menjelaskan bahwa teknologi nuklir yang diaplikasikan dalam pengobatan kanker memiliki tingkat akurasi diagnostik yang tinggi serta efektivitas penyembuhan yang jauh lebih optimal dibandingkan metode konvensional. Keunggulan ini diharapkan mampu mengurangi kebutuhan pasien untuk dirujuk ke rumah sakit di Pulau Jawa demi mendapatkan perawatan serupa.

Dalam kunjungan yang sama, Rudy turut memeriksa kesiapan operasional di sejumlah unit pelayanan vital lainnya, meliputi Instalasi Gawat Darurat (IGD), Stroke Center, hingga fasilitas hemodialisis atau cuci darah. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh layanan berjalan sesuai standar pelayanan medis yang diharapkan masyarakat.

Gubernur juga mengumumkan rencana pengoperasian penuh Gedung Pandurata yang berada di kompleks RSUD AWS dalam waktu dekat. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya jumlah pasien yang mempercayakan proses pengobatan mereka di rumah sakit terbesar di Kalimantan Timur tersebut. "Gedung Pandurata segera kita operasikan secara penuh agar seluruh masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dengan maksimal," tegasnya.

Selain perluasan kapasitas layanan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga berkomitmen melakukan revitalisasi terhadap sejumlah bangunan lama di kompleks rumah sakit. Pembenahan ini bertujuan meningkatkan standar kenyamanan pasien selama menjalani perawatan, sekaligus memperbaiki infrastruktur yang sudah tidak lagi memadai.

Rudy memastikan bahwa kondisi fiskal daerah yang stabil saat ini akan terus menopang kelancaran operasional pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat. Menurutnya, pembangunan sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah dalam memperluas akses jaminan sosial yang merata dan berkualitas bagi seluruh penduduk Kalimantan Timur. "Doakan yang terbaik agar fasilitas Gedung Pandurata yang megah ini bisa secepatnya melayani warga kita tercinta," harapnya.