RS PKU Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kini selangkah lebih dekat untuk menyandang status sebagai Rumah Sakit Pendidikan. Langkah strategis ini ditandai dengan pelaksanaan verifikasi lapangan oleh tim penilai dari Kementerian Kesehatan dan berbagai asosiasi terkait di kompleks rumah sakit yang berlokasi di Samata, Kabupaten Gowa.
Proses visitasi ini dipimpin oleh drg. Christiana ENH, M.Kes., selaku ketua tim asesor, dengan melibatkan perwakilan dari Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia (ARSPI), Kolegium Dokter Indonesia, serta jajaran hukum dan tata kelola rumah sakit Kemenkes. Evaluasi menyeluruh dilakukan terhadap aspek pelayanan medis, kesiapan sumber daya manusia, ketersediaan sarana prasarana, hingga integrasi kurikulum pembelajaran klinis mahasiswa kedokteran.
Rektor Unismuh Makassar, Dr. Ir. H. Abd Rakhim Nanda, menegaskan bahwa rumah sakit dan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) harus tumbuh dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Hal senada diungkapkan Dekan FKIK Unismuh, Prof. Dr. dr. Suryani As’ad, yang menyebut lingkungan klinis yang terstandarisasi sangat krusial dalam membentuk kompetensi, etika, dan empati calon dokter masa depan.
Direktur RS PKU Muhammadiyah Unismuh, Prof. dr. H. Syarifuddin Wahid, menyampaikan bahwa pencapaian ini bukan sekadar pemenuhan syarat administratif, melainkan komitmen meningkatkan mutu pelayanan bagi masyarakat luas. Dengan predikat baru nantinya, rumah sakit ini diharapkan mampu melahirkan tenaga kesehatan yang profesional sekaligus berkontribusi nyata pada pembangunan berkelanjutan di sektor kesehatan dan pendidikan di Sulawesi Selatan.