Lembaga kemanusiaan Rumah Zakat kembali menyalurkan bantuan medis cuma-cuma bagi para pengungsi Palestina yang mendekam di Camp Sukhnah, Yordania. Aksi sosial ini menyasar ratusan warga yang selama ini terisolasi dari akses kesehatan memadai akibat konflik berkepanjangan.
Krisis kemanusiaan yang belum mereda tidak hanya melumpuhkan sektor perekonomian, tetapi juga memperburuk kondisi fisik dan mental para pengungsi. Minimnya fasilitas medis di area perkemahan serta tingginya biaya perawatan membuat kelompok rentan, seperti lansia dan anak-anak, kesulitan mendapatkan pengobatan yang layak.
Melalui program klinik berjalan (mobile clinic), tim medis bentukan Rumah Zakat menyambangi langsung para pengungsi. Layanan yang diberikan mencakup pemeriksaan fisik dasar (medical check-up), konsultasi kesehatan umum, hingga pembagian obat-obatan gratis sesuai diagnosis dokter.
Program tanggap medis ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Rumah Zakat untuk terus mendampingi warga Palestina, baik yang berada di dalam wilayah konflik maupun di kamp-kamp pengungsian lintas negara. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup para pengungsi di tengah keterbatasan ruang gerak mereka.
Keberhasilan program kesehatan ini ditopang penuh oleh solidaritas para donatur masyarakat Indonesia. Pihak lembaga mengapresiasi kontribusi publik yang konsisten mengalirkan kepedulian demi menjaga asa dan kesehatan warga Palestina yang bertahan di pengasingan.