Pasar industri kreatif, khususnya jasa hiburan musik dan pertunjukan langsung (live show), dinilai masih memiliki prospek yang sangat menjanjikan. Agar tetap bertahan di tengah sengitnya persaingan, para pelaku industri ini dituntut untuk senantiasa fleksibel dan responsif terhadap perubahan selera pasar. Hal tersebut disadari betul oleh Enter Music, grup penyedia jasa hiburan musik asal Bandung yang baru saja merayakan perjalanan satu dekadenya.

Didirikan oleh Novandeka, perjalanan Enter Music dimulai dari panggung-panggung pernikahan lokal. Seiring berjalannya waktu dan meningkatnya kepercayaan klien, portofolio mereka berkembang pesat hingga merambah ke berbagai acara korporat, gala dinner, pesta privat, hingga festival berskala besar. Kini, kelompok ini telah menaungi sekitar sepuluh penyanyi dengan karakter vokal berbeda, didukung oleh musisi pengiring yang mampu membawakan berbagai format pertunjukan mulai dari akustik sederhana hingga megahnya orkestra.

Menurut Novandeka, kunci keberlanjutan bisnis di sektor hiburan ini terletak pada kemampuan beradaptasi dengan kemajuan teknologi panggung, tata suara, visual, serta pergeseran selera audiens. Selain aspek teknis tersebut, ia juga menekankan pentingnya sikap profesional (attitude) bagi para musisi yang bergabung. Karakter yang kuat dan kemampuan membangun komunikasi interaktif dengan penonton menjadi standar utama demi menghadirkan pertunjukan yang memikat dan tidak membosankan.

Menandai tonggak sejarah sepuluh tahun berkiprah, Enter Music baru-baru ini menyelenggarakan konser intim bertajuk "A Decade in Harmony Intimate Concert". Momentum ini tidak hanya menjadi ajang perayaan keberhasilan mereka bertahan melewati berbagai tantangan, termasuk badai pandemi Covid-19, melainkan juga bentuk apresiasi mendalam bagi seluruh tim kreatif dan mitra yang selama ini menjadi sistem pendukung utama mereka.