Penguatan pelayanan kesehatan di lingkungan Kepolisian Daerah (Polda) Bali kini mendapatkan landasan akademis baru yang berbasis kearifan lokal. Hal ini menyusul keberhasilan Gung Dalem Pemayun meraih gelar doktor ke-220 dari Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar, setelah sukses mempertahankan disertasinya dalam sidang terbuka akademik.

Dalam penelitian disertasinya, Gung Dalem menyoroti pentingnya penerapan nilai-nilai Sewaka Dharma—yang berarti pelayanan sebagai bentuk pengabdian dan kewajiban suci—di lingkungan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Bali. Menurutnya, integrasi nilai spiritual dan budaya ini sangat krusial untuk mengoptimalkan kualitas layanan medis, baik bagi anggota kepolisian maupun masyarakat luas.

Integrasi konsep lokal tersebut diharapkan mampu mengubah paradigma pelayanan kesehatan menjadi lebih humanis, tulus, dan profesional. Gung Dalem menegaskan bahwa dedikasi petugas medis di kepolisian tidak sekadar menjalankan tugas profesi semata, melainkan juga merupakan bagian dari ibadah sosial yang nyata untuk kemanusiaan.

Rektorat dan dewan penguji UNHI memberikan apresiasi tinggi atas kajian ilmiah ini karena dinilai memberikan kontribusi praktis yang signifikan bagi reformasi birokrasi kepolisian. Temuan ilmiah ini diharapkan dapat segera diimplementasikan secara konkret pada sistem pelayanan kesehatan kepolisian di Bali untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.