Pemerintah Kota Tangerang mendorong PT Tangerang Nusantara Global (TNG) Perseroda memperkuat arah bisnis setelah badan usaha milik daerah tersebut mencatat kinerja positif pada Tahun Buku 2025.

Dukungan itu mengemuka dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dipimpin Wali Kota Tangerang H. Sachrudin bersama Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono di Ruang Rapat Wali Kota Tangerang, Jumat (26/6/2026).

Sebagai pemegang saham mayoritas, Pemkot Tangerang menilai pengembangan strategi usaha PT TNG perlu diarahkan untuk memperkuat posisi perusahaan, meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus memperluas manfaat BUMD bagi pembangunan kota.

Dalam RUPS tersebut, pemegang saham menyetujui sejumlah agenda penting, antara lain pengesahan laporan keuangan Tahun Buku 2025, penetapan pembagian dividen, serta pembahasan rencana penguatan usaha perusahaan pada periode berikutnya.

Berdasarkan laporan kinerja, PT TNG membukukan laba bersih sebesar Rp4,4 miliar. Dari capaian tersebut, nilai dividen yang ditetapkan mencapai Rp1,8 miliar. Realisasi itu disebut melampaui target yang telah ditentukan sebelumnya.

Selain mencatat pertumbuhan laba, PT TNG juga memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari auditor independen. Opini tersebut menjadi indikator bahwa tata kelola laporan keuangan perusahaan dinilai berjalan baik.

Wali Kota Tangerang H. Sachrudin mengapresiasi capaian PT TNG. Ia menilai kinerja tersebut harus menjadi pijakan untuk memperluas inovasi bisnis dan meningkatkan profesionalitas pengelolaan perusahaan.

“Capaian ini menjadi bukti bahwa PT TNG terus bergerak ke arah yang positif. Ke depan, perusahaan harus mampu melihat peluang usaha, memperkuat inovasi, dan memastikan setiap pengembangan bisnis memberikan dampak bagi masyarakat serta pembangunan daerah,” ujar Sachrudin.

Sachrudin menegaskan, BUMD tidak semata-mata dibentuk untuk mengejar keuntungan. Menurut dia, perusahaan daerah juga memiliki tanggung jawab strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan menciptakan nilai tambah bagi Kota Tangerang.

Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono turut menekankan pentingnya kehati-hatian dalam setiap rencana ekspansi. Ia meminta pengembangan bisnis dilakukan secara terukur, akuntabel, dan tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

“Pengembangan usaha harus berjalan seimbang dengan akuntabilitas dan keberlanjutan. Dengan pengelolaan yang tepat, PT TNG dapat tumbuh semakin kuat dan memberikan manfaat yang lebih luas,” kata Maryono.

Direktur PT TNG Muhamad Rijal menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti arahan pemegang saham. Perusahaan, kata dia, akan fokus pada peningkatan kinerja, efisiensi operasional, serta pengembangan portofolio usaha yang relevan dengan kebutuhan Kota Tangerang.

“Kami akan terus memperkuat tata kelola perusahaan, mengoptimalkan peluang usaha, dan menjaga keberlanjutan bisnis agar PT TNG dapat tumbuh sebagai BUMD yang sehat, profesional, dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” ungkap Rijal.

Dengan penguatan strategi tersebut, PT TNG diharapkan dapat berperan lebih besar sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah, sekaligus meningkatkan kontribusi BUMD terhadap pelayanan dan pembangunan di Kota Tangerang.