Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Tanjungpinang menginisiasi program "Menyisir" (Menyapa Pesisir) guna memperkokoh ketahanan keluarga dan layanan kesehatan di kawasan pesisir. Program pembinaan ini menyasar Kelurahan Penyengat dengan fokus pada peningkatan kapasitas kader Posyandu serta pemantauan kesehatan ibu dan anak secara langsung.

Ketua TP-PKK Kota Tanjungpinang, Hj. Yuniarni Pustoko Weni, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi tanpa pamrih para kader di lapangan. Menurutnya, kontribusi sosial yang diberikan oleh para kader posyandu lahir dari ketulusan hati, yang nilainya jauh melampaui sekadar pengakuan administratif atau surat keputusan resmi.

Dalam agenda tersebut, Weni menyoroti data kesehatan terkait adanya temuan kehamilan berisiko tinggi di wilayah pesisir. Ia mengimbau para kader untuk lebih intensif mengedukasi perempuan usia di atas 40 tahun atau mereka yang memiliki penyakit penyerta, seperti diabetes dan hipertensi, guna mencegah komplikasi fatal selama masa kehamilan.

Selain sektor kesehatan, perhatian TP-PKK juga tertuju pada kualitas pendidikan anak-anak di Pulau Penyengat. Di tengah dominasi gawai pintar, Weni mendorong kembalinya budaya menulis tangan di sekolah dasar untuk mengasah motorik dan literasi dasar anak, sembari tetap memanfaatkan teknologi digital secara bijak untuk sarana belajar.

Aksi nyata program ini ditutup dengan kunjungan langsung ke sejumlah rumah ibu hamil di Kelurahan Penyengat guna memastikan mereka mendapatkan akses layanan kesehatan yang memadai. Langkah ini diharapkan mampu merawat kesehatan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian budaya lokal di pulau bersejarah tersebut.