Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran perawat kesehatan komunitas sebagai pilar utama pelayanan kesehatan di tingkat akar rumput. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) PPNI, Harif Fadhillah, dalam pembukaan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Perawat Kesehatan Komunitas Indonesia (IPKKI) pada Sabtu (8/8/2026).

Dalam forum strategis tersebut, Harif menyoroti pentingnya peran perawat komunitas dalam menyukseskan transformasi pelayanan kesehatan primer di Indonesia. Menurutnya, keberadaan perawat di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penyedia layanan, melainkan juga sebagai ujung tombak dalam menggalakkan upaya promotif dan preventif demi menjaga ketahanan kesehatan nasional.

Guna menjawab tantangan kesehatan masyarakat yang kian dinamis dan kompleks, perawat komunitas didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri. Harif menekankan pentingnya penerapan praktik keperawatan berbasis bukti (evidence-based practice) serta adaptasi inovasi teknologi tepat guna di era digital saat ini.

Pertemuan ilmiah dan rakernas ini diharapkan mampu melahirkan rumusan program kerja yang aplikatif serta rekomendasi kebijakan yang konkret bagi kemajuan profesi. PPNI juga menyatakan dukungannya secara penuh terhadap keberlanjutan pengembangan profesi dan perlindungan hukum bagi seluruh perawat komunitas di penjuru tanah air.