Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menjamin stabilitas keamanan di berbagai pusat perbelanjaan dan kawasan bisnis nasional tetap aman dan kondusif. Guna mengantisipasi potensi gangguan, aparat keamanan mengintensifkan langkah-langkah preventif, mulai dari operasi intelijen, deteksi dini, patroli siber, hingga koordinasi lintas sektoral.

Kadivhumas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa pengamanan berlapis ini digerakkan secara masif dari tingkat Mabes Polri hingga ke unit kepolisian sektor (Polsek). Langkah operasional ini diambil demi memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus menyokong kelancaran roda perekonomian nasional agar terhindar dari gangguan.

Pengawasan jalannya keamanan ini dipantau secara langsung dan waktu nyata (real-time) memanfaatkan sistem pelaporan operasional harian atau Daily Operational Reporting System (DORS). Berdasarkan data DORS, Polri menegaskan sejauh ini situasi kamtibmas di tanah air berada dalam kendali penuh tanpa adanya insiden menonjol yang mengganggu ketertiban umum.

Terkait fenomena pemasangan barikade pagar tinggi di beberapa pusat perbelanjaan belakangan ini, Polri menilai hal tersebut merupakan respons wajar dari pihak manajemen. Penambahan pengamanan internal itu murni bertujuan menjaga aset, melindungi pekerja, dan memastikan operasional bisnis berjalan normal tanpa hambatan.

Di sisi lain, Astamaops Kapolri Komjen Polisi Fadil Imran turut mengonfirmasi nihilnya kejadian luar biasa di lapangan. Pihak kepolisian pun mengimbau publik agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi yang sengaja disebarkan untuk memicu kecemasan di tengah masyarakat.