METRO — Kelompok 25 Kuliah Kerja Lapangan–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKL-PPM) Universitas Malahayati menggelar sosialisasi edukatif bagi pelajar SMK Ma'arif 1 Metro, Lampung. Kegiatan ini berfokus pada pentingnya etika bermedia sosial dan pemeliharaan kesehatan mental di tengah tantangan era digital.

Mengusung tema "Pergaulan Bebas di Era Digital: Bijak Bermedia Sosial, Menjaga Kesehatan Mental, dan Membangun Pergaulan Sehat," acara ini menyasar para siswa kelas X dan XI. Program tersebut mendapat respons positif serta dukungan penuh dari jajaran kepala sekolah, guru, dan staf kependidikan setempat.

Ketua KKL-PPM Kelompok 25, M. Zacky Abizar, menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan membekali generasi muda agar mampu membentengi diri dari pengaruh negatif pergaulan bebas. Ia menekankan pentingnya menyaring informasi sebelum membagikannya demi menghindari dampak buruk seperti perundungan siber (cyberbullying).

Selain kecakapan digital, para siswa juga diajak untuk lebih peduli pada kesehatan mental mereka. Zacky menyarankan beberapa langkah praktis untuk mengelola stres, mulai dari berolahraga secara teratur, menjaga pola tidur, beribadah, hingga berani berbagi cerita kepada orang-orang terpercaya saat menghadapi masalah.

Guna mengukur efektivitas penyuluhan, mahasiswa menyelenggarakan evaluasi berupa uji pemahaman sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) pemaparan materi. Metode ini digunakan untuk melihat sejauh mana tingkat penyerapan informasi para peserta didik terhadap materi yang disampaikan.

Perwakilan Kepala Sekolah SMK Ma'arif 1 Metro, Khoirul Amril, menyampaikan apresiasi mendalam atas program pengabdian masyarakat ini. Menurutnya, materi yang disajikan sangat relevan dengan realitas kehidupan remaja masa kini dan dapat menjadi panduan penting bagi siswa dalam berinteraksi di dunia maya maupun nyata.