BPJS Kesehatan terus berupaya meratakan akses layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok negeri. Melalui inisiatif bertajuk Layanan Ujung Negeri (LANURI), penyelenggara Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini kini menyasar penduduk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dengan menghadirkan dua inovasi utama, yakni Virtual Office Layanan Informasi dan Administrasi (VIOLA) serta layanan jemput bola BPJS Keliling.

VIOLA hadir sebagai solusi bagi kendala geografis dengan memanfaatkan teknologi konferensi video. Melalui koordinasi dengan instansi setempat seperti kantor desa, kecamatan, hingga puskesmas, masyarakat dapat melakukan konsultasi, pengurusan administrasi, hingga penyampaian keluhan secara real-time. Data menunjukkan, sepanjang Januari hingga Mei 2026, kanal ini telah melayani lebih dari 218 ribu pemanfaatan, didominasi oleh peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengakui bahwa digitalisasi tidak bisa berdiri sendiri mengingat keterbatasan infrastruktur internet di sejumlah titik. Oleh karena itu, kehadiran BPJS Keliling menjadi pelengkap krusial agar masyarakat yang belum akrab dengan teknologi tetap mendapatkan hak pelayanannya. Program ini merupakan bagian dari target 100 hari kerja direksi yang kini telah mencapai progres realisasi sebesar 91,53 persen.

Langkah strategis ini turut mendapat dukungan luas dari berbagai pemangku kepentingan. Kementerian Koperasi berencana mengoptimalkan jaringan Koperasi Desa Merah Putih untuk mendukung kelancaran operasional VIOLA. Sementara itu, Pusat Kesehatan TNI menyatakan kesiapannya untuk bersinergi melalui pemanfaatan fasilitas kesehatan milik TNI serta mobilisasi personel di lapangan untuk memastikan layanan JKN menyentuh hingga ke pulau-pulau terpencil.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menjadi jawaban atas tantangan kesenjangan akses kesehatan di Indonesia. Dengan keterlibatan aktif TNI melalui 76.000 personel Babinsa dan dukungan infrastruktur koperasi, BPJS Kesehatan optimistis bahwa program LANURI akan memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi dan komunikasi.