Pemerintah Kota Ternate terus berkomitmen memperkuat jaring pengaman sosial bagi warganya. Dalam penilaian Jamsostek Award 2026 tingkat Provinsi Maluku Utara yang berlangsung secara daring pada Rabu (22/7/2026), Wali Kota Ternate, Dr. H. M. Tauhid Soleman, memaparkan pencapaian signifikan daerahnya dalam memperluas cakupan BPJS Ketenagakerjaan yang kini telah menembus angka 73,45 persen.

Keberhasilan peningkatan kepesertaan ini ditopang oleh kebijakan Pemkot Ternate yang mengintegrasikan berbagai kelompok pekerja ke dalam sistem jaminan sosial. Layanan ini mencakup pekerja formal, tenaga honorer, PPPK Paruh Waktu, hingga tokoh masyarakat seperti ketua RT/RW dan perangkat rumah ibadah. Selain itu, perlindungan juga menyasar ribuan pekerja sektor informal yang rentan, seperti pengemudi ojek, nelayan, petani, pedagang, dan petugas kebersihan.

Tidak hanya fokus pada sektor formal dan informal konvensional, Pemkot Ternate kini mengambil langkah inovatif dengan merambah sektor olahraga. Perlindungan jaminan sosial, khususnya program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), kini diberikan kepada para atlet yang berlaga di Porprov Tobelo dan Popda Morotai, serta para pelatih sepak bola lokal.

Menurut Tauhid Soleman, langkah ini merupakan bentuk apresiasi nyata pemerintah daerah atas dedikasi para pelaku olahraga yang telah mengharumkan nama Ternate. Inisiatif strategis ini didanai melalui alokasi APBD yang transparan guna mendukung visi "Ternate Andalan Jilid II" di bawah kepemimpinan Tauhid Soleman dan Nasri Abubakar demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan.