Malayan Banking Bhd (Maybank) berencana memperkuat cengkeramannya di sektor jasa keuangan dengan mengakuisisi sisa 31 persen saham Maybank Ageas Holdings Bhd dari Ageas Insurance International NV. Transaksi senilai US$1,2 miliar ini akan menjadikan Maybank sebagai pemilik tunggal atas bisnis asuransi dan takaful Etiqa yang beroperasi di Malaysia dan Singapura.
S&P Global Ratings menilai bahwa kepemilikan penuh ini memberikan fleksibilitas strategis bagi Maybank dalam mengembangkan lini bisnis bancassurance dan wealth management. Langkah ini dianggap krusial untuk menjaga profitabilitas grup perbankan tersebut di tengah ketatnya persaingan pasar kredit domestik yang terus menekan margin bunga bersih (net interest margin/NIM).
Proses akuisisi ini ditargetkan rampung pada akhir September 2026, setelah mendapatkan restu dari otoritas regulasi terkait. Dengan kendali penuh, Maybank berpotensi mempererat sinergi antara bisnis perbankan konvensional dan asuransi melalui program penjualan silang (cross-selling). Potensi pasar ini masih sangat terbuka lebar mengingat sekitar 70 persen nasabah Maybank saat ini belum memiliki produk asuransi dari dalam ekosistem grup.
Selain mempermudah integrasi produk, kontrol penuh atas Etiqa juga memberikan keleluasaan bagi manajemen Maybank untuk merancang skema insentif penjualan yang lebih efektif bagi agen bancassurance. Hingga akhir tahun 2025, kontribusi dari sektor wealth management dan bancassurance tercatat menyumbang 15 persen dari total pendapatan non-bunga grup, naik signifikan dibandingkan posisi akhir tahun 2023 yang sebesar 9 persen.