PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) secara resmi melakukan langkah strategis penguatan modal pada dua entitas anak perusahaannya, PT Industri Pameran Nusantara (IPN) dan PT Samudra Mega Utama (SMU). Total suntikan dana yang dikucurkan mencapai Rp103,9 miliar dengan tujuan mengakselerasi rencana pengembangan bisnis perseroan di masa mendatang.
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia, PT Industri Pameran Nusantara (IPN) menerima tambahan modal sebesar Rp90,1 miliar melalui penerbitan 5,3 juta saham baru seri B. Langkah ini sekaligus diikuti dengan penyesuaian operasional perusahaan, termasuk sinkronisasi kode Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) ke versi tahun 2025 serta penambahan lini bisnis baru, seperti pengelolaan pusat perbelanjaan, pergudangan, hingga penyediaan layanan makanan.
Di sisi lain, PT Samudra Mega Utama (SMU) juga mendapatkan suntikan modal melalui peningkatan modal dasar dan penerbitan saham baru senilai Rp13,8 miliar. Pasca transaksi tersebut, struktur kepemilikan CBDK pada SMU tetap terjaga di angka 99,90%. Meski terjadi peningkatan modal, manajemen memastikan bahwa struktur pengendalian perusahaan tetap stabil.
Yohanes Edmond Budiman, Corporate Secretary PT Bangun Kosambi Sukses Tbk, menyatakan bahwa penambahan modal dan penyesuaian klasifikasi usaha ini merupakan bagian dari upaya diversifikasi dan penguatan kinerja jangka panjang. Pihak manajemen menegaskan bahwa aksi korporasi ini tidak menimbulkan dampak negatif terhadap operasional maupun kondisi keuangan perusahaan, melainkan justru menjadi pendukung krusial bagi rencana ekspansi strategis perseroan ke depan.