MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) resmi menjalin kemitraan strategis di sektor kesehatan bersama Pemerintah Korea Selatan. Kerja sama ini ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Gubernur Sumut Bobby Nasution dan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Yoon Soongu, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Selasa malam.

Kemitraan internasional ini dirancang untuk mendongkrak kualitas pelayanan medis, memperkuat sarana prasarana rumah sakit, serta mendorong pengembangan kawasan kesehatan terpadu di Sumatera Utara. Langkah ini sekaligus menyelaraskan agenda pembangunan daerah dengan program prioritas kesehatan nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.

Gubernur Bobby Nasution menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap kabupaten dan kota di Sumatera Utara memiliki fasilitas medis yang memadai. Selain program peningkatan kualitas puskesmas, Pemprov Sumut juga merancang pengembangan kawasan medis khusus di wilayah Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang dengan memperkuat peran rumah sakit daerah seperti RS Haji, RS Jiwa, serta RS Mata dan Paru.

Sementara itu, Duta Besar Korea Selatan Yoon Soongu menyambut baik sinergi ini dan menegaskan kesiapan negaranya untuk mendukung pembangunan daerah melalui investasi, bantuan teknis, dan pembiayaan proyek. Pihaknya berharap kesepakatan ini dapat segera direalisasikan dalam bentuk program konkret yang membawa dampak positif serta manfaat nyata bagi masyarakat luas.