RS PrimeCare Samarinda secara resmi telah membuka layanan operasional penuh setelah mengantongi izin dari Dinas Kesehatan dan Wali Kota Samarinda sejak 13 Februari 2026. Kehadiran fasilitas medis baru ini diharapkan mampu memperluas akses sekaligus meningkatkan standar pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kota Tepian dan wilayah Kalimantan Timur sekitarnya.

Rumah sakit yang berdiri di atas lahan seluas 0,8 hektare ini mengunggulkan pendekatan medis mutakhir, salah satunya dengan menyiapkan laboratorium genomik yang ditargetkan beroperasi dalam waktu dekat. Bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman, laboratorium ini memanfaatkan teknologi pengurutan DNA (sequencer) guna mendeteksi potensi penyakit genetik, seperti diabetes, gangguan jantung, hingga deteksi dini penyakit kanker.

Selain teknologi genomik, RS PrimeCare memprioritaskan tindakan medis dengan risiko dan luka minimal (minimal invasif). Sejumlah peralatan canggih seperti laser holmium untuk penanganan prostat dan batu ginjal, CT Scan 126 slice, serta sistem C-Arm telah disiapkan untuk mendukung tindakan bedah modern dengan tingkat pemulihan yang lebih cepat bagi pasien.

Dari segi kapasitas fisik, gedung berlantai empat dengan luas bangunan mencapai 11.000 meter persegi ini menyediakan 16 ruang poliklinik dan 96 tempat tidur rawat inap dari berbagai kelas, mulai dari standar hingga president suite. Operasional rumah sakit didukung oleh sekitar 130 staf—dengan 95 persen di antaranya merupakan tenaga kerja lokal—serta diperkuat oleh 50 dokter spesialis dan umum.

Direktur RS PrimeCare Samarinda, dr. Boy E.R. Wajong, menjelaskan bahwa rumah sakit ini mengadopsi konsep smart hospital yang mengintegrasikan seluruh rekam medis pasien dari pendaftaran hingga hasil laboratorium dalam satu sistem digital terpadu. Langkah ini diambil untuk mempercepat proses diagnosis dan pengambilan keputusan medis oleh tim dokter.

Sementara itu, Direktur Utama PrimeCare, John Kwari, menegaskan bahwa kecanggihan teknologi medis harus berjalan beriringan dengan empati dan pelayanan yang berpusat pada kebutuhan pasien (patient-centered care). Melalui kombinasi teknologi modern dan pelayanan humanis ini, RS PrimeCare berkomitmen menjadi alternatif fasilitas kesehatan tepercaya agar warga Kaltim tidak perlu lagi berobat ke luar daerah atau luar negeri.