PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), emiten teknologi yang terafiliasi dengan Hashim Djojohadikusumo, memutuskan untuk melepas seluruh sisa kepemilikan sahamnya di anak usahanya, PT Jejaring Digital Utama (JDU). Langkah divestasi ini menandai berakhirnya kepemilikan saham perseroan pada entitas yang bergerak di bidang layanan digital tersebut.
Direktur WIFI, Shannedy Ong, mengungkapkan bahwa perseroan telah menjual sebanyak 350 lembar saham JDU. Jumlah tersebut merepresentasikan 70 persen kepemilikan saham yang tersisa di bawah naungan WIFI. Meski demikian, pihak manajemen belum mempublikasikan nilai nominal dari transaksi penjualan ini secara detail.
Shannedy menegaskan bahwa pengalihan kepemilikan saham ini tidak akan memberikan dampak negatif terhadap kelangsungan usaha perseroan ke depan. Langkah strategis ini dipastikan tidak memengaruhi kegiatan operasional harian maupun kondisi keuangan internal WIFI secara signifikan.
Sebelum divestasi final ini dilakukan, WIFI tercatat sempat mengurangi porsi kepemilikannya di JDU dari semula 99,9 persen menjadi 70 persen pada tahun 2024 lalu. JDU sendiri awalnya didirikan pada Juni 2020 dengan nama PT Solusi Pembayaran Gerai, sebelum akhirnya berganti identitas korporasi pada 2024 seiring dengan adanya restrukturisasi saham.
Sebagai informasi, JDU merupakan entitas usaha yang berfokus pada sektor perdagangan, perindustrian, serta penyediaan jasa layanan digital. Berdasarkan laporan keuangan terkini per Juni 2026, total aset yang dikelola oleh JDU berada di angka Rp424,6 juta, menunjukkan penurunan sekitar 14 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.