PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) kembali menunjukkan langkah agresif dalam menjalankan aksi korporasi pada semester kedua tahun 2026. Emiten di bawah naungan Grup Sinar Mas ini secara resmi melakukan penambahan modal ke salah satu anak usahanya, yakni PT Bali Media Telekomunikasi, dengan nilai investasi mencapai Rp 8,53 triliun.
Berdasarkan keterangan resmi perusahaan, transaksi afiliasi tersebut direalisasikan melalui PT DSST Mas Gemilang, yang merupakan entitas anak langsung dari DSSA. Proses penyuntikan modal ini telah rampung dilaksanakan pada 6 Juli 2026, sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat struktur permodalan anak usaha di sektor terkait.
Langkah ini mencerminkan komitmen DSSA untuk melakukan diversifikasi dan penguatan basis bisnis di luar sektor pertambangan batubara yang selama ini menjadi lini utama operasional perusahaan. Meski demikian, para analis pasar modal memberikan pandangan yang cukup moderat terhadap aksi ini.
Menurut pengamatan para pakar keuangan, suntikan modal dalam jumlah masif ini diprediksi memberikan dampak netral bagi kinerja saham perusahaan dalam jangka pendek. Namun, langkah strategis ini diyakini memiliki potensi besar bagi keberlanjutan bisnis perseroan di masa depan, terutama dalam mendukung agenda ekspansi sektor telekomunikasi dan media yang tengah dikembangkan oleh grup tersebut.