Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar mengambil langkah strategis untuk mendongkrak popularitas dan citra positif dunia olahraga setempat. Melalui lokakarya kehumasan (Public Relations) bertajuk "Harumkan Olahraga Makassar" yang digelar pada Kamis (21/8/2026), KONI membekali para pengurus cabang olahraga (cabor) dengan keterampilan komunikasi publik modern.
Kegiatan ini diikuti oleh utusan humas dari 24 cabor dari total 45 cabor yang bernaung di bawah naungan KONI Makassar. Wakil Ketua III KONI Kota Makassar, Christopher Carlos, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan fondasi penting untuk memperkuat sinergi komunikasi olahraga. Pihaknya berkomitmen untuk terus mendorong serta mengevaluasi partisipasi aktif dari seluruh cabor ke depan.
Sepanjang workshop, para peserta dibekali berbagai materi aplikatif, mulai dari manajemen informasi, teknik penulisan berita, dokumentasi kegiatan, hingga strategi menjalin kemitraan dengan media massa. Tidak kalah penting, pemanfaatan media digital secara profesional juga menjadi fokus utama guna menjangkau publik yang lebih luas.
Ketua Panitia Workshop, Hasanuddin Nuru, mengungkapkan bahwa Makassar memiliki segudang atlet berprestasi di berbagai cabor, namun capaian tersebut sering kali luput dari perhatian publik karena minimnya publikasi. Menurutnya, jika seluruh elemen humas cabor bergerak selaras, Makassar akan memiliki kekuatan komunikasi olahraga yang solid.
Hasanuddin juga mengingatkan pentingnya menyebarkan informasi yang akurat, edukatif, inspiratif, dan dapat dipertanggungjawabkan, tanpa menghilangkan identitas unik masing-masing cabang olahraga. Dengan langkah ini, setiap prestasi yang diraih tidak hanya menjadi catatan angka, melainkan menjelma narasi yang mampu menginspirasi masyarakat luas.