Accenture bersama Google Cloud mengumumkan peluncuran Accenture Gemini Enterprise Business Group, sebuah unit bisnis global yang dirancang khusus untuk membantu sektor korporasi memaksimalkan potensi platform AI agenik. Melalui kerja sama strategis ini, kedua perusahaan teknologi tersebut berkomitmen menerjunkan 1.000 insinyur ahli secara langsung guna mendampingi klien dalam membangun serta mengimplementasikan aplikasi kecerdasan buatan skala produksi.
Unit bisnis baru ini beroperasi di bawah payung Accenture Google Business Group yang telah berdiri sebelumnya. Pembentukan grup ini menggabungkan para profesional tersertifikasi Gemini Enterprise dari Accenture dengan talenta teknik khusus dari Google Cloud, guna menciptakan solusi berbasis data dan AI yang mampu memberikan nilai bisnis konkret bagi organisasi bisnis di berbagai sektor.
Chairman sekaligus CEO Accenture, Julie Sweet, menegaskan bahwa integrasi teknologi AI agenik bukan lagi sekadar alat bantu operasional, melainkan pendorong utama pertumbuhan produktivitas dan transformasi bisnis skala besar. Senada dengan hal tersebut, CEO Google Cloud Thomas Kurian menuturkan bahwa kolaborasi ini menyatukan kapabilitas AI full-stack milik Google dengan keahlian industri mendalam dari Accenture demi menjawab kebutuhan pasar akan akselerasi digital.
Efektivitas penerapan teknologi ini sebelumnya telah dibuktikan oleh platform YouTube saat menangani lonjakan lalu lintas pengguna pada tayangan NFL Sunday Ticket. Integrasi agen Gemini Enterprise dalam operasionalnya berhasil meningkatkan sentimen positif pelanggan hingga 11 persen serta memangkas durasi penanganan kendala rata-rata sebesar 37 persen.
Langkah ini mencerminkan tren pergeseran global di mana korporasi mulai beralih dari pengembang perangkat lunak tradisional menuju otomatisasi berbasis AI agenik. Langkah strategis ini sekaligus memperkuat rekam jejak Accenture yang kembali dianugerahi penghargaan Global Services Partner of the Year 2026 dari Google Cloud selama empat tahun berturut-turut.