GIA LAI – Di tengah pesatnya arus transformasi digital, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Trung Vuong di Kelurahan Dien Hong, Provinsi Gia Lai, mengambil langkah progresif dengan mendirikan Klub Robocon sejak Agustus 2024. Wadah kreatif ini dirancang khusus untuk memfasilitasi siswa kelas 6 hingga 9 dalam mengaplikasikan teori matematika, ilmu komputer, dan teknologi ke dalam proyek nyata, seperti perancangan serta pengendalian robot secara presisi.

Melalui kurikulum yang terstruktur, para siswa dibimbing secara bertahap mulai dari pemahaman komponen mekanis dasar, logika berpikir algoritma, hingga pemrograman tingkat lanjut. Pembagian peran di dalam klub dilakukan layaknya sebuah tim profesional. Setiap kelompok membagi anggotanya untuk fokus pada bidang pemrograman, perakitan mekanik, maupun penyusunan strategi agar robot dapat menyelesaikan misi dengan optimal.

Salah satu anggota klub, Nguyen Chi Nhan, membagikan pengalamannya yang memulai segalanya dari nol. Ia mengaku awalnya sama sekali tidak memahami dunia pemrograman. Namun, berkat bimbingan intensif dari para guru dan kolaborasi antarteman, ia kini mampu merakit dan memprogram robot secara mandiri. Menurutnya, motivasi dan keinginan belajar yang kuat jauh lebih penting dibanding bekal kemampuan awal sebelum bergabung.

Kerja keras para siswa ini pun berbuah manis dengan berbagai prestasi gemilang di tingkat nasional. Tim robotika sekolah ini sukses menyabet juara ketiga kategori Explorer pada Kompetisi Robocon ORC Nasional 2025, menembus jajaran 8 besar nasional pada musim 2026, serta meraih penghargaan Sistem Kontrol Robot Terbaik. Di tingkat regional, inovasi mereka juga berhasil membawa pulang posisi ketiga dalam Kompetisi Informatika Muda tingkat provinsi.

Nguyen Minh Quan, anggota tim yang berlaga di kompetisi nasional, mengungkapkan bahwa tantangan teknis selama perakitan robot justru melatih mentalitas dan kemampuan kerja samanya dalam memecahkan masalah. Pengalaman berharga ini bahkan memantapkan tekadnya untuk mengejar karier di bidang teknik di masa depan. Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Klub Robocon, Nguyen Dinh Binh, mengapresiasi kemandirian siswa yang kini mampu mentransformasi ide kreatif menjadi produk teknologi nyata.

Meskipun dihadapkan pada tantangan keterbatasan dana dan fasilitas riset, pihak sekolah berkomitmen untuk terus berinvestasi pada penyediaan alat dan pembaruan teknologi dengan dukungan dari orang tua siswa dan berbagai organisasi. Ke depan, SMP Trung Vuong berencana memperluas jangkauan klub ini agar lebih banyak siswa dapat mengakses pendidikan berbasis STEM yang mengutamakan kreativitas dan kemampuan adaptasi di era modern.