Memanfaatkan momentum Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sleman mengusung dua agenda strategis sekaligus. Selain menggalakkan budaya hidup sehat di tengah masyarakat, lembaga ini berkomitmen memperkokoh fondasi pembinaan atlet muda demi mencetak prestasi jangka panjang.

Langkah tersebut berpedoman pada visi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI yang mengusung tema "Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar". Ketua KONI Sleman, Haris Sutarta, menegaskan bahwa tingkat kebugaran publik serta capaian prestasi olahraga merupakan dua elemen yang saling menopang dan tidak dapat dipisahkan.

Untuk memasyarakatkan olahraga hingga level akar rumput, KONI Sleman menggandeng sejumlah mitra strategis, seperti Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI), serta berbagai komunitas lokal. Sinergi ini diharapkan dapat menjangkau seluruh lapisan warga agar terbiasa menerapkan gaya hidup aktif.

Di sisi lain, akselerasi olahraga prestasi tetap menjadi fokus prioritas. Haris mengimbau setiap pengurus cabang olahraga (cabor) di bawah naungan KONI Sleman agar menghentikan pola pembinaan berorientasi hasil instan, lalu beralih membangun sistem pembinaan terstruktur bagi atlet kelompok usia dini.

Mantan Kepala BKAD Kabupaten Sleman tersebut optimistis bahwa integrasi antara gerakan olahraga kemasyarakatan dan penggemblengan bibit unggul sejak dini akan melahirkan generasi yang bugar. Sistem ini diyakini mampu mencetak atlet potensial yang siap mendominasi podium kompetisi di tingkat regional DIY, nasional, hingga mancanegara.