Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat dengan mengucurkan anggaran sebesar Rp900 juta pada tahun anggaran 2026. Dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ini dialokasikan khusus untuk perbaikan serta pembangunan berbagai fasilitas penunjang medis dan hunian tenaga kesehatan (nakes).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu, Nelli Hartati, menjelaskan bahwa kebijakan anggaran tersebut difokuskan untuk membenahi beberapa titik infrastruktur vital yang membutuhkan penanganan segera. Langkah taktis ini diambil guna memastikan pelayanan kesehatan di tingkat dasar dapat berjalan secara optimal, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Sejumlah lokasi yang menjadi target sasaran proyek ini di antaranya adalah Puskesmas Anggut Atas, yang akan menerima perbaikan sarana dan prasarana demi kenyamanan pasien maupun petugas medis. Selain itu, pembenahan juga menyasar Gudang Farmasi Kota Bengkulu untuk menjamin kelayakan penyimpanan stok obat-obatan serta distribusi logistik medis daerah secara aman.
Tak hanya fasilitas penunjang layanan langsung, aspek kenyamanan fisik petugas medis juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Di Puskesmas Lingkar Barat, pembenahan dilakukan dalam bentuk rehabilitasi rumah dinas agar layak dihuni oleh nakes yang bertugas. Sementara itu, untuk meningkatkan faktor keamanan lingkungan kerja, Puskesmas Kampung Bali akan difasilitasi dengan pembangunan pagar pengaman baru.